Wayne Rooney adalah Striker tajam, memiliki kecepatan dan Akurasi tendangan yang sangat baik, bahkan dia menjadi kandidat top skorer sepanjang masa di Club nya ( Manchester United ) & timnas England, dilihat dari stats goalnya ia adalah Striker terbaik dunia, tapi apakah kapasitasnya masih tetap ada di tahun-tahun terakhir ini?
Akhir periode Rooney ?
Wayne Rooney atau sering dipanggil Wazza itu, terakhir menjadi top skorer di Liga adalah 2010, saat itu Manchester united gagal memenangkan Liga, karena direbut oleh Chelsea rival nya sejak 2004. Mengapa seorang Wazza memiliki periode akhir? Dia tidak seperti Ibrahimovic yang masih memiliki attributes sebagai Striker sampai umur 30an keatas ( 35th), Wazza telah mulai kehilangan periode terbaiknya tersebut pada umur akhir 20an, dia kehilangan Kelincahan dan kecepatannya, Attributes kuat menjadi Striker yang tajam. Tapi ia mungkin akan masih sangat tajam seandainya style bermainnya diubah, dan disokong oleh Playmaker yang cerdik. Tapi jika dilihat dari Musimnya di United ini, yang diubah bukanlah style bermain Wazza, melainkan posisi-nya yang ditarik ke belakang menjadi Gelandang tengah, terkadang Gelandang bertahan. Wazza pun menerima hal tersebut, karena yang terpenting bukanlah ia yang mencetak gol, tapi kemenangan tim lah yang terpenting. Inilah akhir periode Wayne Rooney sebagai striker hebat, sekarang ia akan menjadi gelandang yang hebat.
Dimana posisi Ideal-nya ?
Berbagai posisi midfielder telah di coba Wazza, tapi dimana dia akan bermain enjoy?
Untuk saat ini Posisi yang sering di main kan Wazza ialah Gelandang tengah, dan Gelandang Serang tapi sesekali ia memerankan Gelandang bertahan untuk menggantikan peran Michael Carrick disana, dimanapun Wazza bermain dia selalu memainkan peran-nya dengan baik, tapi permainan baik tidak menentukan permainan yang Enjoy dari Wazza.
Menurut saya Wazza seorang pengumpan jauh yang baik, pencari celah dan pemberi terobosan yang tak terduga, shot-nya yang keras dan akurat saat mendapatkan bola liar akan membuat ia cocok saat bermain sebagai Central Midfielder karena di posisi tersebut akan sangat cocok dengan attributes yang dimiliki Wazza, dia sangat baik dalam melakukan Track back ( membantu pertahanan ) dan juga melakukan Overlap dalam membantu serangan, maka posisi terbaik Wazza ialah Seorang Gelandang tengah.
Tetapi Bagaimana jika ia ditempatkan di Gelandang serang ?
Gelandang serang butuh kelincahan dan sedikit kecepatan untuk melewati lawan sehingga dapat mengumpan bola ke Striker, sedangkan Wazza kurang dalam hal tersebut, meskipun ia memiliki umpan terobosan yang baik, tapi tetap saja ia akan sangat kurang maksimal dipasang di posisi tersebut, dia akan terkepung oleh gelandang lawan, yang membuat bola akan berhenti di kaki Wazza dan akan ada pressing dari pemain lawan yang akan membuat-nya kehilangan bola tersebut, yang mengakibatkan lawan memiliki celah untuk Serangan balik.
Posisi ini mungkin kedepan Wazza akan disana, dia sangat baik dalam bertahan tapi sangat riskan karena dia sering membuat pelanggaran, yang mengakibatkan tendangan bebas oleh lawan yang bukan tidak akan menjadi Gol untuk lawan. Tapi Wazza seorang pemain yang cocok di posisi tersebut, dia akan memainkan peran-nya dengan baik asal dia ditemani pemain gelandang yang berperan lebih membantu pertahanan tanpa membantu kedepan, atau sering disebut Half-back di tahun-tahun lalu. Sehingga peran Wazza akan sangat mobile dan antisipasi serangan balik lawan pun juga lebih siap dan kuat, dia bergerak sedikit dibelakang Gelandang tengah, dan sejajar dengan Half-back.
Apakah posisi tersebut terbaik untuk Wazza ?
Iya untuk tahun-tahun sekarang ia akan sangat pantas disana, membantu Manchester United memenangkan semua Trophy.
Kembali lagi bahwa setiap pelatih pasti memiliki alasan untuk menetapkan pemain-nya dimanapun ia mau, karena kebutuhan tim-lah yang akan memaksa setiap pemain memerankan peran berbeda dengan peran aslinya, atau bahkan sangat beda.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar