Sabtu, 09 Januari 2016

Bangkit! Manchester United!

 


Setelah kemenangan mengalahkan Swansea minggu lalu, sekarang Manutd memenangkan pertandingan lagi diajang FA cup melawan sheffield Utd.. Meskipun hanya membukukan satu gol, itupun dari titik pinalti di menit 93 dicetak oleh Wayne Rooney, tapi itu adalah progres bagus. Kita tidak usah muluk-muluk untuk selalu berharap kemenangan besar , sekarang ini Manutd hanya membutuhkan konsistensi dalam hasil pertandingan. Manutd tidak boleh lengah dalam setiap laga yang dimainkan-nya cuman karena dipertandingan sebelumnya mereka menang, harus tetap fokus melupakan sejenak yang lalu dan fokus dengan apa yang ada didepan.

Dapat dilihat bahwa Van Gaal telah menemukan racikan tetapnya, dan mungkin modifikasi sedikit. Disetiap pertandingan kita akan disuguhi satu striker (Wayne Rooney), Gelandang serang (Herrera), Sayap kiri (Martial) dan sayap Kanan (Juan Mata), itu semua adalah formula lini depan Van gaal yang selama ini menjadi bahan kritik oleh para Media karena kurangnya Gol-gol yang dihasilkan oleh para Penyerang-nya. Seperti yang pernah disinggung Sir Alex soal kemenangannya 1-0 untuk menjaga konsistensi sebelum menambah target jumlah gol, Nah itu juga yang harus dilakukan United sekarang ini juga, yang penting unggul dan tidak boleh lengah. 

"Menang 1-0 tapi konsisten menang lebih baik dari pada 10-0 hanya menang di 2 dari 6 pertandingan" -bedjoz-

Tetapi saya juga masih memiliki unek-unek di formasi ManUtd.

1. Juan mata sayap kanan?
    Juan mata yang notabene sebagai gelandang serang dan second striker dipasang dikanan, itu akan membuat ruang kreatifitas Mata sedikit berkurang tapi memiliki imbas sangat besar untuk alur bola, beberapa pertandingan kita lihat meskipun Mata sering berlari ketengah tapi tetap saja dia harus dikanan dan tidak boleh meninggalkan lubang disana, itu adalah sedikit hambatan yang berimbas besar.

2. Posisi pemain bertahan.
    Di beberapa pertandingan terakhir Manutd mungkin sangat kehilangan di lini pertahanan ya, antonio Valencia, Luke shaw, Marcos Rojo, dan Phil jones yang sering didera cedera. Itu yang membuat baris pertahanan United ini sering diubah-ubah antara bek kanan dan kiri, seperti belum ada yang benar-benar patut mengisi posisi tersebut. Darmian mungkin akan tetap disisi kanan, tapi memiliki kompetitor yang tak kalah hebat yaitu Valencia, Varela dan Young, ketiganya bermain baik disisi kanan dan bahkan Varela mengejutkan banyak orang dengan performanya, dia mengungatkan kita akan sosok Rafael dan Fabio da silva. Memiliki kecepatan, keseimbangan dan kekuatan. Disisi kanan bukanlah rotasi yang dilakukan Van Gaal, melainkan sebuah percobaan untuk mengetahui individu yang patut mengisi posisi tersebut, dipasangkan bergantian. Sedangkan diposisi kiri adalah posisi krisis saat ini, Shaw dan Rojo mengalami cidera, Rojo operasi di bahu-nya, absen sejak awal November. Sehingga disisi kiri hanya meninggalkan Daley Blind, Borthwick-Jackson dan Darmian. Sehinggal jika Darmian di pasang disisi kanan maka pemain yang dapat mengisi posisi kiri tinggal Blind dan borthwick-jackson, dan padahal Blind telah di pasang Van gaal sebagai bek tengah karena kehilangan Jones karena cidera juga, maka disisi kiri hanya akan meninggalkan nama baru, pemain muda dari akademi yang kita bahkan tidak pernah mendengar namanya secara langsung atau bahkan lewat media, tapi dia hadir sebagai pelapis lini belakang United terutama Bek kiri, tapi dia masih sangat muda dan belum memiliki pertandingan di level senior. Dia menjadi lubang di formasi United, telat membantu penyerangan dan telat kembali, itu bukanlah masalah, itu hanya perlu waktu untuk memperbaikinya dan ini mungkin waktu yang tepat, untuk mengisi lini belakang United sembari mencari pengalaman. Lalu bicara soal bek tengah, tidak diragukan lagi kualitas bek tengah United, Cris Smalling, Marcos Rojo, Phil Jones, Paddy McNair dan Daley Blind, dua diantara bek tersebut dipasang sebagai bek tengah dan juga sebagai bek kiri dilain waktu. Blind sanat cocok dibek kiri, tapi mungkin kurang cocok sebagai bek tengah karena harus memiliki power yang bagus, keseimbangan dan konsentrasi, lalu Rojo dia sering dipasang sebagai bek kiri karena cara bermainnya yang sangat membantu penyerangan. Tapi sebenarnya dia lebih cocok bermain di bek tengah, karena kekuatan, keseimbangan, konsentrasi tapi mungkin untuk composure Rojo butuh waktu untuk mengembangkannya. 
Tapi intinya bahwa United sekarang ini telah menemukan Sasis terbaiknya untuk melanjutkan balapan di liga primer, dengan segala aspek yang dimilikinya United seharusnya akan finish lebih baik dari harapan. Sebagai fans kita harus selalu mendukung dan mengkritik bukan untuk menghakimi dan mencela.

"Merah bukanlah hanya sebuah warna, itu adalah Darah yang mengalir di seluruh tubuh kita tanpa terkecuali, merah adalah hidup kita"


-bedjoz-

Sabtu, 02 Januari 2016

2016 Man United

Di tahun 2015, bukanlah tahun terbaik United, paling tidak di tahun itu United menunjukan performa meningkat dan menurun pada akhir tahun, semoga di tahun 2016 ini United tidak mengulangi Tahun 2015 yang meningkatkan performa di awal tahun dan menurunkannya di akhir tahun.

1. Pergantian Pelatih ?
United tidak memerlukan pergantian pelatih secepat itu, ini hanya sebuah proses dan menghentikan pelatih dipertengahan jalannya musim bukanlah sebuah solusi, bahkan mengakibatkan sebuah kehancuran jika pengganti/caretaker-nya tidak melakukan pekerjaannya dengan baik, maka dari itu United hanya butuh sebuah waktu yang didalam waktu tersebut terdapat sebuah proses yang digambarkan sebagai latihan, taktik, sebuah perencanaan jangka panjang maupun jangka pendek. Itu lah yang dibutuhkan United, United bukanalah tim instan yang selalu mengganti pelati disaat performanya buruk, sehingga terlihat seperti tidak menghargai kerja keras seorang pelatih tersebut. Jangan sampai United menjadi tim seperti itu, kalian tahu apa yang kita harapkan dari Van Gaal? ya kemenangan, tapi di balik kemenangan pastinya kita butuh sebuah proses disana, didalam proses itu Van Gaal telah memperlihatkan, ,meskipun sedikit demi sedikt kita melihatnya. Dia akan meninggalkan warisan yang brilian ketika dia pensiun dari United nanti, ya memang bukan gelar juara sebanyak dan sejarah hebat seperti yang Sir Alex lakukan untuk united, tapi paling tidak Van Gaal memberi sebuah pondasi kepada calon pelatih baru Manchester United setelah Van Gaal. Kandidat yang saya harapkan ialah Ryan Giggs, dia tela berada di klub ini cukup lama, dia mengetahui banyak hal tentang klub ini, atau bahkan melebihi siapapun yang ada di klub ini sekarang. Setelah itu dia menjadi asisten Van Gaal, dia mendapatkan pelajaran-pelajaran baru dari Van Gaal. Jika para supporter mengharapkan Jose Mourinho atau Pep Guardiola, yang terkesan fans United mengharapkan kemenangan secara instan, maka untuk saya itu diharamkan. kemenangan instan maka juga akan memberikan sebuah kebahagiaan instan, layaknya memecatnya ketika dipertengahan jalan, karena tidak mampu nmelakukan pekerjaan instannya. Maka dari itu Ryan Giggs adalah kandidat yang paling baik untuk jangka panjang di United.

2. Pembelian pemain ?
United tidak memerlukan banyak pembelian pemain di musim depan, atau di pertengahan musim ini. United telah memiliki kedalaman yang baik, mungkin United hanya sedikit butuh polesan di lini belakang atau darah segar, terutama di bagian kiri, atas cederanya Luke Shaw awal musim lalu, fullback kiri United menjadi sebuah posisi lotere, siapa saja boleh kesana asalkan memengkan hati Van Gaal disesi latihan, Darmian, Blind, Rojo, Borthwick-Jackson, Young pernah bermain disana meskipun hanya untuk 10 menit. Hal itu mungkin terlihat wajar ketika dilakukan satu atau dua kali di satu pertandingan saja, tapi jika untuk 3-4 pertandingan maka itu bukanlah hal yang baik untuk United. kurangnya Pace disisi kiri sepeninggalan Shaw adalah sebuah mimpi buruk bagi pertahanan dan winger kiri United, terlihat sangat kurang tajam dilini kiri United, itu adalah lubang dari skuad United saat ini. so, pembelian pemain, depan, winger, gelandang itu hanya akan membuang-buang uang saja.

3. Target Juara ?
ehm, sepertinya United tidak boleh berpikir muluk-muluk atau terlalu tinggi, karena juara bukanlah sekedar memenangkan tropi, tapi juga harus bisa mempertahankannya dan mencapai target lain. Untuk juara liga primer di musim ini sepertinya sudah sangat berat, para pesaing memiliki konsistensi yang sangat baik, di awal musim, hal yang tidak dilakukan Manchester United di musim ini. Meningkatkan performa dan intensitas permainan sangatlah penting di musim ini untuk United. Dan untuk diajang eropa United-pun telah tersingkir dari ajang paling bergengsi yaitu liga champions, sehingga United harus turun kasta ke liga Europa, mungkin ajang inilah yang harus dimenangkan oleh United agar terlihat gagah dan ditakuti lawan lagi. Tidak ada target besar musim ini, kecuali finish di tempat terbaik di liga inggris dan dapat berjalan lebih jauh di FA cup dan Liga Europa.