Minggu, 30 Agustus 2015

Manchester united vs Swansea city 30/8/15

Manchester United tidak bermain buruk, United unggul terlebih dahulu sebelum Swansea mengubah taktik dan membalik kedudukan, 2-1 untuk swansea, manchester united bermain sangat nyaman di babak pertama dan menghasilkan beberapa kesempatan, pemain tengah united schwensteiger dan Schneiderlin bermain apik, tapi mereka hampir memiliki tipe yangsama, mengalirkan bola kedepan, disitu kita bisa melihat bahwa Bastian harus mengambil bola dari dalam dan membawanya maju, itu tidak efektif dan posisi si Morgan sedikit melebar, yang menyebabkan Herrera untuk mengambil terlalu dalam untuk seorang pemain no.10, tapi itu taktik Van Gaal, jika ada Michael Carrick maka salah satu diantara Bastian atau Morgan akan bermain bersama Michael, karena kurang fit atau memang keputusan Van Gaal memainkan keduanya, mereka bermain cepat, dan fleksibel tapi kurang efektif untuk mengalirkan bola, dan untuk bertahan, Goal kedua bisa dihadang jika ada seorang Holding Midfielder disana, yang menutup gerak dari Gomis, di Gol tersebut bisa melihat Blind kesisi kiri, karena Shaw yang membantu penyerangan dan terlambat untuk turun, sehingga Blind harus kesisi kiri, ditengah ada Smalling dan Darmian, kenapa Gomis bisa terlepas? Karena Darmian datang dari samping kanan sehingga jika dia memotong didepan Gomis maka itu bisa menghasilkan penalty, tapi di Darmian menunggu bola datang, dan malah terlambat. Jika disana terdapat Holding Midfielder/Defensive Midfielder/Gelandang bertahan maka gerakan Gomis akan tertutup oleh Gelandang bertahan, sehingga gerakan Gomis akan terhenti dan bola didapatkan oleh kiper atau Darmian yang di posisi bek kanan. Sebetulnya pertahanan United tidaklah buruk, bisa kita lihat bahwa mereka sangat solid, tapi disitu bisa dilihat bahwa Peran gelandang bertahan sangatlah dinanti, Bastian kurang melakukannya dengan baik, akan lebih baik melihat duet Bastian dan Michael atau Morgan dan Michael. Di posisi penyerang, sebenarnya tidak ada masalah, mungkin Rooney sudah lama tidak melakukan adu cepat dengan bek-bek Liga premier sehingga dia pikir bahwa jika sudah melewati bek itu maka mereka(bek) akan tertinggal, tapi tidak, 2 kali bola Rooney dicuri oleh pemain bertahan Swansea, dan kedua kesempatan tersebut didepan Gawang Fabianski, kedepan Rooney akan melakukannya dengan baik, seperti yang dilakukannya saat melawan Club Brugge,  dan posisi dibelakang Rooney yang masih butuh sentuhan-sentuhan lagu, antara Mata dan Herrera, keduanya bermain baik sebagai No.10 tapi, mata lebih memiliki intelegency dan kelincahan dibanding Herrera, tetapi Herrera pun juga memiliki ketangguhan dan flair , keduanya memiliki skill masing-masing, dan memang harus dikondisikan disetiap pertandingan, tapi secara keseluruhan, Mata lebih diunggulkan bermain sebagai No.10, dia lincah, dan umpan umpan magic nya akan membantu Rooney mencetak gol. 

Nah itu ulasan saya di pertandingan ini, pertandingan dengan skor 2-1 untuk Swansea, pemain terbaik United di pertandingan ini ialah Smalling, dia sangat disiplin terlepas dari gol kedua tadi yang seharusnya dapat di blok olehnya, tapi dia bermain sangat tangguh! Dia pemain belakang terbaik Manchester United musim ini


Cheers

Kamis, 27 Agustus 2015

BEAST or BloodLess?

BEAST or BloodLess?


           Apakah Manchester united membutuhkan sosok penjaga gawang lagi? pemain belakang? gelandang? atau striker? jika kita lihat keseluruhan secara kualitas dan kuantitas skuad Manchester united tidaklah kurang, skuad Man utd sudah cukup untuk bermain melawan tim besar, bermain 3 kali seminggu. Kedalaman skuad Man utd sangatlah bagus, tanpa melihat nama-nama tenar maka kualitas pemain nya tidaklah buruk.

           Kita lihat di pertandingan PlayOff UCL melawan Club Bruge 27 agustus kemarin, permainan Manutd telah matang dibanding dengan permainan Manutd 2-3 musim yang lalu, permainan sangatlah aktif dan menguasai disamping kita melihat bahwa yang dilawan ialah tim dari belgia tersebut. 

           Kita akan membahas tentang kedalaman skuad barisan belakang Manchester United yang 2-3 tahun terakhir selalu menjadi kambing hitam fans dalam menyalahkan klub dan selalu meminta pelatih mendatangkan Bek tangguh, kita juga membahas kedalaman skuad penjaga gawang Manchester United




source picture from google.com
           penjaga gawang Sergio Romero, David De Gea, Sam Johnstone, Anders Lindegaard, keempat penjaga gawang tersebut bukanlah penjaga gawang yang buruk bukan penjaga gawang kelas medioker, Anders akan dipilih menjadi pemain reguler seandainya penjaga gawang lainnya bukan De Gea, Anders memperlihatkan kemampuannya pada saat masa Sir Alex dan David Moyes, dia melakukan beberapa saves penting dilaga-laga yang dia mainkan, Anders mungkin bisa menjadi kiper terbaik jika dia bermain di klub lain, tapi dia menghormati kontraknya dan dia berdedikasi untuk Manchester United. Sam Johnstone kiper yang berasal dari akademi, dia berhasil memenangkan liga kasta ke 3 Liga inggris bersama Preston North End, dia bisa disebut sebagai kiper masa depan timnas inggris, sebagai fans kami bahagia dia tetap di ManchesterUnited, tapi kami juga akan bangga dia mendapat tempat nomer satu di bawah mistar gawang, atau bahkan memenangkan trofi meskipun bukan di Manchester United, dia berhak mendapatkan tempat nomer 1 sebagai penjaga gawang, dia akan menjadi salah satu kiper terbaik di inggris, bahkan eropa jika mendapatkan kesempatan untuk menunjukan kemampuannya. Sergio Romero, kiper yang baru saja di datangkan dari tim asal italia Sampdoria dengan bebas transfer, dia kiper kelas dunia dia menunjukannya di sampdoria dan  telah menunjukan kapasitasnya sebagai terbaik dunia di ajang piala dunia 2014 dan membawa timnas argentina tembus final meskipun dikalahkan Timnas Jerman, dan dia juga menunjukan kapasitasnya sebagai terbaik dunia di Manchester United, 5 kali bermain dan 4 kali clean sheet. David De Gea, pemain vital di Manchester United ini sedang dalam masa ketidakpastian antara tetap di Manchester United atau ke Real Madrid, atas ketidak pastian ini maka Van Gaal tidak akan memainkan sosok De Gea sampai jendela transfer ditutup, dia pemain  terbaik united 2 tahun berturut-turut, jika dia bersedia bertahan maka dia akan dikenal sebagai legenda Manchester United. Nah kita bisa lihat betapa kuatnya penjaga gawang Manchester United.




picture source google.com
         Defender manchester united adalah bagian paling sering mendapatkan kritik beberapa tahun terakhir khususnya central defender , setelah Nemanja dan Rio dimakan usia regenerasi di pemain belakang sangatlah lamban, 2012 masuknya Phil Jones, berkembangnya Smalling dan Johnny Evans menjadi titik terang pada waktu itu, para pemain dibawah 25 tahun akan membawa kejayaan Manchester United, ya terbukti pada tahun 2013 Manchester United juara Liga premier, dengan barisan pemain-pemain tersebut, tapi 2 tahun yang lalu, Johnny Evans dan Phil Jones telah menjadi langganan cedera, bahkan saat itu Moyes menempatkan Carrick sebagai pemain belakang dikarenakannya krisis pemain belakang Manchester United, maka tahun lalu musim 2014-2015 Van Gaal memboyong Marcos Rojo lalu mempromosikan Paddy McNair dan Tyler Blackett, ketiga pemain tersebut bermain bergantian, namun pada awal musim McNair lah yang paling sering bermain bersama Smalling atau Evans, Jones tidak memiliki musim terbaiknya di 14/15 cedera sering melanda Jones, pada awal musim tersebut pertahanan United sangatlah baik, sebelum cedera melanda pemain satu persatu dan pada saat itu pula Man Utd membutuhkan seorang leader di barisan belakang, sepeninggalan Vida dan Rio tidak ada yang bisa mengkoordinasi sebaik mereka. Namun pada akhir musim 14/15 dan awal musim 15/16 barisan pemain belakang United menemukan leader sekaligus wakil kapten Man Utd yaitu Cris Smalling, dia bermain apik, disiplin, tangguh dan impressive maka tidak salah Van Gaal menjadikan dia wakil kapten. Di awal musim 15/16 barisan belakang Man Utd sangatlah disiplin, dengan formasi tetap Darmian,Smalling,Blind,Shaw, Darmian yang didatangkan dari torino tersebut bisa dikatakan perfect dalam menyerang maupun bertahan, tangguh dan disiplin, dari keempat itu ada satu yang membuat kejutan, yaitu Daley Blind, Daley yang notabene pemain Gelandang ditempatkan di barisan pemain belakang, di 5 pertandingan terakhir musim 15/16 dia bermain disiplin, cerdik, tangguh dan cepat, ya meskipun kadang dia terlalu asik maju ke area tengah untuk membantu alur bola, tapi secara keseluruhan dia bermain apik. untuk Luke Shaw dia tidak perlu dikomentari lagi, dialah sosok yang dicari setelah sepeninggalan Patrick Evra, cepat, lincah, tangguh dan kuat. Nah apakah masih ragu dengan kekuatan pemain belakang united ?

source google.com
"Ketiga pemain disamping Jones, Blackett dan Evans adalah yang paling sering dilanda cedera, dan bahkan cedera yang mereka alami menyebabkan penurunan derastis dari performa mereka"










Selasa, 25 Agustus 2015

Midfielder or SCHmidfield?

Ulasan Manchester united untuk musim 2015/2016 

Midfielder or SCHmidfield?


                                         picture source Google.com

Yeah tidak ada yang berubah secara drastis dari musim kemaren, mungkin squad musim ini terlihat lebih dalam dari musim kemarin, tapi apakah dengan banyak nya pemain baru, lalu manchester united bisa menyatu padukan pemain-pemain seperti Schwensteiger,Schneideirlin,Ander Herrera, Fellaini, dan Michael Carrick ditengah? mungkin nama nama itu terlihat besar, dan para fans berpikir bahwa itu akan membuat kuat Manchester United. Tidak semudah itu, di setiap minggunya Van Gaal hanya akan memilih 3 pemain tengah yang akan bermain di minggu itu, Van Gaal akan memilih pemain yang paling fit, itu artinya 2 yang lain pasti dicadangkan dalam seminggu itu, 3 pemain itu akan menjadi starter 2 dan cadangan 1, Van Gaal dimusim kemarin sangat jarang mengganti Carras (panggilan Michael Carrick) di tengah yang akan diduetkan dengan beberapa pemain, dimusim ini Van Gaal belum banyak memainkan carras di tengah, karena belum 100% fit, Van Gaal malah memainkan Morgan Schneideirlin di 4 pertandingan terakhir Man Utd di BPL maupun Champions League melawan Club Brugge, Morgan memainkan perannya sangat baik dia sangat gesit dan fleksibel sekali ditengah, dia seimbang membantu pertahanan maupun mengatur alur menyerang, dengan adanya Morgan maka ada satu pemain yang terpinggirkan dari kegemilangannya musim lalu, yaitu Ander Herrera, dia belum memiliki 90" menit terbaiknya di musim ini, dia hanya menjadi pemain pengganti di beberapa match atau pertandingan, itupun dia belum bisa mengeluarkan kemampuan terbaiknya, mungkin pada beberapa match terakhir di BPL, Van Gaal lebih memilih menduetkan antara Morgan-Bastian atau Morgan-Carras, posisi Ander telah di plot seorang Morgan yang sangat konsisten dan menawan di beberapa match ,Ander tidak akan bermain cemerlang sebagai Holding Midfield atau Gelandang  bertahan, karena posisi terbaiknya ialah Central Midfield atau Gelandang tengah Murni yang mencari bola dan menyalurkan bola, dia mungkin bisa dimainkan sebagai Attacking Midfield atau gelandang serang, tapi Van Gaal lebih mempercayai Adnan Januzaj untuk posisi itu di beberapa pertandingan terakhir, mungkin Ander akan mendapat kepercayaan dari Van Gaal sebagai pemain rotasi, atau mungkin bisa mengambil posisi inti dengan permainannya yang gemilang, atau terjadi cedera pada salah satu pemain gelandang. setelah Ander Herrea, ada nama pemain top yang bermain di Man Utd dan 2015/2016 adalah musim ke 3 nya bersama Man Utd, yaitu Marouane Fellaini, ialah gelandang serba bisa yang dapat menyerang dengan ulet dan bertahan dengan kuat, dia belum mendapat tempat reguler karena adanya beberapa pemain gelandang baru di Man Utd, Fellaini pada saat melawan Brugge di Champions League mendapatkan kesempatan di beberapa menit terakhir dan dia mencetak Gol, itu membuat semua fans Man  Utd di dunia menyukainya, malam itu membuat Fellaini menjadi dielu-elukan karena golnya membuat kedudukan aggregate 3-1 untuk Man Utd, selisih 2 gol itu sangatlah mungkin untuk Brugge, meskipun demikian yang dihadapi mereka ialah Man Utd, 1 gol adalah mungkin, tapi untuk mencetak 2 gol berarti kelas dunia. Fellaini seharusnya dipasang dibelakang striker yang sekarang ini ditempati oleh rekan senegara Fellaini yaitu adnan januzaj, Adnan memang menawan dibeberapa pertadingan terakhir, tapi apakah dia bisa konsisten? Fellaini menunjukan kosistennya Musim kemarin di Manutd, jika dilihat dari jumlah gol yang dicetak Man Utd sekarang maka, Man Utd butuh seorang pembunuh atau striker yang sangat tajam, menurut pribadi saya, Rooney lah pemain itu, Lalu apa yang kurang? supply bola dari tengah dan jembatan atau bantuan dari gelandang serang yang tempati Adnan, alternatifnya ialah, Juan Mata atau Fellaini keduanya dapat sangat membantu seorang striker dengan umpan-umpannya, Fellaini dapat bergantian dengan Rooney, sebagai striker dan gelandang, Fellaini ialah gelandang  yang belum mendapat tempat reguler di musim ini. Tapi percayalah bahwa semua pemain tadi akan berkontribusi sangat besar di musim ini, berharap bisa membawa 1-2 trophy di semua ajang yang diikuti Manchester United musim ini.